Tangerang, 4 April 2026 — Nuansa duka menyelimuti ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4). Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi pusat perhatian saat menyambut kepulangan tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon. Lebih dari sekadar kepala negara, Prabowo menunjukkan kedekatan emosional yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
Ia tampak mendekati satu per satu keluarga almarhum, memberikan sentuhan di pundak seraya berbincang singkat penuh perhatian. Saat isak tangis pecah mengiringi kedatangan peti jenazah, Prabowo tetap berada di tengah keluarga, menawarkan penguatan secara langsung.
Dalam beberapa momen, terlihat Presiden memeluk dan menyapa anak-anak para prajurit yang gugur, seolah berusaha menaburkan ketenangan di tengah badai kesedihan yang tengah menerpa.
Kehadiran Presiden Prabowo di sisi keluarga menjadi simbol nyata kedekatan negara dengan para prajurit dan orang-orang terkasih mereka. Gestur sederhana seperti sentuhan di pundak dan sapaan hangat memiliki makna tak ternilai bagi keluarga yang tengah berduka.
Sebelumnya, suasana haru telah terasa sejak kedatangan jenazah satu per satu sekitar pukul 18.22 WIB. Tangis keluarga tak terbendung, sementara anak-anak mendiang berdiri di samping peti, menyambut kepulangan orang tua mereka dalam keheningan yang menusuk hati.
Di ruang VIP bandara, para ibu Persit turut mendampingi dan menenangkan keluarga. Pelukan erat dan doa yang tulus mengiringi setiap prosesi, mempertebal aura duka yang begitu mendalam.
Sekitar pukul 18.51 WIB, Presiden Prabowo tiba bersama sejumlah pejabat negara untuk memberikan penghormatan terakhir. Namun, perhatian publik justru tertuju pada interaksinya dengan keluarga korban, sebuah gestur yang menyingkap sisi humanis seorang pemimpin di tengah momen kenegaraan yang khidmat.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengusungan jenazah menuju lokasi persemayaman. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono juga turut hadir memberikan penghormatan bersama Presiden Prabowo dan jajaran pejabat lainnya.
Jenazah selanjutnya akan diberangkatkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan, mencakup wilayah Bandung dan Jawa Tengah.
Di balik kemegahan prosesi kenegaraan, gestur Presiden Prabowo menjadi pengingat bahwa kehadiran negara bukan hanya dalam bentuk penghormatan formal, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang tulus bagi mereka yang ditinggalkan oleh para pahlawan bangsa.

Aa Ruslan Sutisna