Ketakutan menyelimuti Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, setelah seorang pemuda harus merasakan sakitnya kekerasan saat kendaraannya dirampas. Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Minggu sore, 5 April 2026, sekitar pukul 17.30 WIB, di sebuah area persawahan yang biasanya tenang.
Korban, Farid (20), seorang pelajar asal Kecamatan Bantargadung, tengah asyik membersihkan sepeda motor kesayangannya di tepi jalan setapak. Suasana damai seketika pecah saat dua pria tak dikenal muncul berboncengan dengan sepeda motor Honda Vario berwarna silver. Tanpa peringatan, salah seorang pelaku langsung melancarkan serangan brutal menggunakan sebatang kayu.
Pukulan keras mendarat di kepala Farid. Saat pelaku kembali mengayunkan kayu, Farid berusaha melindungi diri dengan kedua tangannya sebelum akhirnya memutuskan untuk melarikan diri demi menyelamatkan nyawanya. Di tengah kepanikan itu, para pelaku segera menguasai sepeda motor milik Farid, sebuah Honda hitam bernomor polisi F 3777 UCM, dan membawanya kabur menuju arah Pasar Surade.
Akibat serangan tersebut, Farid mengalami luka memar di kepala dan lecet di kedua tangannya. Ia terpaksa pulang dengan berjalan kaki, meninggalkan motornya yang kini menjadi duka. Kerugian materiil yang ditanggung Farid diperkirakan mencapai Rp25 juta, sebuah jumlah yang cukup besar bagi seorang pelajar.
Kapolsek Surade, AKP Ade Hendra, membenarkan adanya laporan mengenai insiden tragis ini. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat untuk menangani kasus tersebut.
"Petugas sudah mendatangi lokasi kejadian, membuat laporan polisi, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, " ujar Ade.
Pihak kepolisian tak tinggal diam dan terus berupaya mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku.
"Kami masih melakukan pendalaman kasus ini. Masyarakat juga kami imbau agar lebih berhati-hati, khususnya ketika berada di tempat yang sepi, " tambahnya, menekankan pentingnya kewaspadaan.
Hingga berita ini diturunkan, perburuan terhadap pelaku masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian. Insiden yang terjadi di waktu yang masih tergolong sore hari ini membuat warga sekitar meningkatkan kewaspadaan, mengingat jalur tersebut sering dilalui oleh masyarakat.

Aa Ruslan Sutisna